Sorong Today, – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Klademak II Pantai, Kota Sorong, pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIT.
Peristiwa ini menghanguskan sekitar 97 unit rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu dan tripleks.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah yang saling berdempetan di kawasan pesisir tersebut.
Kondisi bangunan yang didominasi material mudah terbakar serta hembusan angin kencang membuat api sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.
Saat peristiwa terjadi, sebagian warga tengah melaksanakan salat Subuh. Mereka sontak panik setelah mendengar teriakan kebakaran dari arah permukiman. Warga kemudian berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya serta menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi.
Salah satu warga, Abdul Rahman Alhamid mengatakan api mulai terlihat dari bagian ujung permukiman sebelum kemudian dengan cepat menjalar ke rumah lainnya.
“Kejadiannya sekitar jam lima lewat sedikit. Saat kami masih salat Subuh, sudah terdengar teriakan kebakaran. Kami langsung keluar untuk menyelamatkan diri dan membantu warga lain,” ujar salah satu warga, Abdul Rahman Alhamid.
Menurutnya, jumlah rumah yang terdampak masih belum dapat dipastikan secara pasti, namun diperkirakan mencapai 97 unit atau bahkan lebih, mengingat kondisi rumah yang sangat rapat satu sama lain.
Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Selain itu, puluhan mobil tangki air milik perusahaan swasta turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Setelah berjibaku selama sekitar dua setengah jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan seluruh titik api.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat banyak rumah beserta isi di dalamnya tidak sempat diselamatkan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, meskipun belum ada kesimpulan resmi dari pihak berwenang. (*)
Tidak ada komentar