Anggota DPRK Sorong Soroti Hak Kepala Kampung Indiwi, Minta Pelantikan Segera Dilakukan

waktu baca 3 menit
Senin, 17 Agu 2026 06:01 12 Redaksi

Sorong Today, Aimas — Anggota DPRK Sorong dari Fraksi PDI Perjuangan, Isack Yable, menyoroti persoalan kepala kampung di Kabupaten Sorong yang dinilainya berkaitan dengan hak masyarakat dan perlu segera diselesaikan.

Hal tersebut disampaikan Isack usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Sorong, Forkopimda, masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama di Alun-Alun Aimas, Senin (17/8/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Isack adalah status Martinus Yable, kepala Kampung Indiwi, Distrik Klabot, Kabupaten Sorong.

Isack mengatakan, momentum 81 tahun kemerdekaan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai kemerdekaan secara nasional, tetapi juga harus diwujudkan melalui pemenuhan hak-hak masyarakat hingga di tingkat kampung.

“Artinya kita ini sudah merdeka 81 tahun. Tetapi ada hak-hak yang belum merdeka, seperti kepala-kepala kampung kita,” ujar Isack.

Menurutnya, terdapat kebijakan mengenai penambahan masa jabatan kepala kampung selama dua tahun.

Ia menilai kepala kampung yang telah terpilih secara sah harus mendapatkan kepastian terkait hak dan status jabatannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Isack secara khusus menyinggung Martinus Yable yang disebutnya telah terpilih secara sah sebagai Kepala Kampung Indiwi, namun belum mendapatkan kepastian dalam proses pelantikan dan penambahan masa jabatan.

“Pak Martinus Yable, beliau terpilih secara sah dan di tahap awal tidak diikutkan dalam penambahan dua tahun. Oleh sebab itu, kami sebagai ketua fraksi berpikir bahwa ini hak-hak rakyat kecil yang diabaikan,” katanya.

Isack mengaku prihatin karena persoalan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama.

Isack berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan persoalan tersebut secara adil.

Ia menegaskan, persoalan kepala kampung harus ditempatkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan bagi masyarakat di tingkat paling bawah.

“Bupati tidak salah, tetapi bawahan Bupati yang memberikan telaahan yang salah sehingga hak orang itu diabaikan,” ucap Isack dengan tegas.

Sebagai anggota DPRK sekaligus bagian dari masyarakat adat Moi, Isack mengaku kecewa apabila hak masyarakat asli Papua, khususnya kepala kampung, tidak mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus dirasakan hingga ke tingkat provinsi, kabupaten, distrik hingga kampung.

“Kita sudah merdeka tingkat nasional, tetapi kita harus merdeka sampai ke tingkat bawah, tingkat kabupaten, provinsi, distrik, bahkan tingkat kampung,” tegasnya.

Isack juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Ia menilai prinsip tersebut harus diterapkan dalam setiap aspek penyelenggaraan pemerintahan, termasuk dalam penyelesaian persoalan yang menyangkut hak masyarakat.

“Ini hak orang, hak rakyat Kabupaten Sorong yang kita perjuangkan,” katanya.

Isack berharap Martinus Yable tetap mendapatkan kesempatan untuk mengikuti proses pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026, sekaligus memperoleh kepastian mengenai Surat Keputusan (SK) sebagai dasar pelaksanaan tugasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot