Garda Terdepan Pandemi Belum Dibayar, Nakes RSRC Kota Sorong Bersuara Tuntut Transparansi

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jan 2026 08:43 2216 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Sejumlah Petugas Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Rujukan COVID-19 (RSRC) Kota Sorong hingga kini belum menerima pembayaran Jasa Medis COVID-19, meskipun klaim tersebut telah melalui proses reviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta dinyatakan sah untuk dibayarkan.

Para nakes yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker, tenaga penunjang pelayanan, hingga petugas kebersihan (cleaning service) menyatakan belum memperoleh kejelasan realisasi pembayaran jasa medis untuk tahun layanan 2021, dan 2022.

Berdasarkan Surat Hasil Reviu BPKP tertanggal 5 Juli 2025 Nomor: KU.04.01/D.VII.3/399/2025, disebutkan bahwa klaim kedaluwarsa Jasa Medis COVID-19 untuk RSUD Kabupaten Sorong telah dilakukan pembukaan kembali, dengan nilai kurang bayar sebesar Rp6.980.821.950.

Pembukaan kembali klaim tersebut dilaksanakan mengacu pada Perjanjian Kerja Sama Rumah Sakit Binaan antara RSUD Kabupaten Sorong dan RSRC-19, yakni Nomor: 445/2312/V/2021 dan Nomor: 445/001/V/2021.

Namun demikian, hingga kini para nakes RSRC Kota Sorong mengaku belum menerima pembayaran, sementara berdasarkan informasi yang beredar, pembayaran jasa medis bagi petugas RSUD Kabupaten Sorong telah direalisasikan sejak 22 Desember 2025.

“Kami mempertanyakan keadilan dan transparansi pengelolaan dana ini. Hak kami sebagai petugas kesehatan RSRC sampai sekarang belum jelas,” ujar salah satu perwakilan nakes, Abdul Tukwain.

Para nakes RSRC menyampaikan bahwa pada 12 Januari 2026, mereka telah melakukan pertemuan langsung dengan Direktur RSRC Kota Sorong. Dalam pertemuan tersebut, nakes diminta menunggu selama dua hingga tiga hari untuk mendapatkan kejelasan.

Namun hingga lebih dari satu minggu setelah pertemuan tersebut, tidak ada informasi lanjutan maupun pemberitahuan resmi terkait pembayaran jasa medis yang dimaksud.

“Kami sudah menunggu sesuai arahan, tapi sampai sekarang belum ada kabar. Tidak ada penjelasan resmi,” ungkap mereka.

Salah satu nakes RSRC, Grace M. Biet mengungkapkan bahwa sejak awal proses klaim, para nakes telah menjalankan kewajiban administratif dengan melengkapi data bersama dokter terkait dan menyerahkannya melalui rumah sakit pengampu sesuai mekanisme rumah sakit binaan.

Namun setelah hasil reviu BPKP keluar dan dana diketahui telah masuk ke rumah sakit pengampu sejak pertengahan tahun 2025, para nakes RSRC tidak pernah mendapatkan penjelasan resmi terkait status dana tersebut.

“Kami justru tahu dari informasi tidak resmi dan status tenaga kesehatan rumah sakit lain. Tidak ada keterbukaan dari manajemen,” ujar Grace.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan pengalaman saat bertugas di rumah sakit lain selama pandemi COVID-19, dimana pembayaran jasa medis dilakukan secara terbuka dan tepat waktu.

“Di rumah sakit sebelumnya, begitu dana masuk, langsung dibayarkan ke nakes. Bahkan yang sedang tidak berada di kota tetap ditransfer. Transparan. Kenapa di sini tidak?” tegasnya.

Para nakes menegaskan bahwa pembayaran Jasa Medis COVID-19 memiliki dasar hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/4344/2021 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien COVID-19, Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor 440/94/4/2020 serta Keputusan Wali Kota Sorong Nomor 445/4A/2021 tentang penunjukan RSRC Kota Sorong.

Dengan dasar tersebut, para nakes menilai pembayaran jasa medis merupakan hak normatif yang seharusnya diterima tanpa penundaan berlarut.

Melalui pernyataan ini, para nakes RSRC Kota Sorong meminta kejelasan informasi, transparansi, serta pertanggungjawaban administratif dari pihak terkait, yaitu Direktur RSUD Kabupaten Sorong, Direktur RSRC Kota Sorong serta salah satu Petugas BPJS Kesehatan.

Mereka berharap adanya kepastian hukum dan administrasi agar pengelolaan serta penyaluran dana klaim Jasa Medis COVID-19 dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berada di garda terdepan saat pandemi. Kami hanya menuntut hak kami dibayarkan secara adil dan transparan,” pintanya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot