Peta Adat Jadi Kunci Tata Ruang Papua Barat Daya, Kadis LHKP Dorong Penggunaan Dana Otsus

waktu baca 3 menit
Rabu, 26 Nov 2025 03:13 94 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (LHKP) Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu menegaskan pentingnya percepatan penyusunan peta adat serta sertifikasi tanah adat di seluruh kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.

Hal ini disampaikan Kadis LHKP PBD Julian Kelly Kambu saat ditemui awak media usai membuka pelaksanaan sosialisasi Program Adiwiyata bertempat disalah satu hotel di Kota Sorong, Rabu (26/11/2025).

Is menyebut bahwa sejumlah peraturan daerah (perda) tentang masyarakat hukum adat yang telah diterbitkan kabupaten/kota tidak boleh hanya berhenti sebagai dokumen legal, tetapi harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata, terutama pendataan dan pengakuan wilayah adat.

“Perda masyarakat hukum adat jangan hanya jadi kebanggaan. Perda itu harus ditindaklanjuti. Masyarakat adat harus punya peta adat,” tegas Kadis LHKP PBD Julian Kelly Kambu.

Dirinya menjelaskan, penyusunan peta adat sangat penting lantaran masih sering terjadi perbedaan klaim tanah berdasarkan batas-batas tradisional seperti gunung, lembah, sungai dan batu. Menurutnya, kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik saat ada investasi atau program pembangunan pemerintah.

“Sertifikasi harus dianggarkan. Harus ada tim yang menaruh titik-titik koordinat. Ini tanah marga siapa? Jika ada investasi, kita harus tau dia masuk tanah adat marga mana,” ucapnya.

Kelly Kambu berharap dana Otonomi Khusus (Otsus) dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pemetaan adat tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi saat ini sedang melakukan peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua Barat Daya pasca pemekaran. Upaya ini dilakukan untuk mengakomodasi ruang adat, ruang pembangunan, kawasan konservasi, dan ruang lain sesuai peruntukan.

“Kami butuh partisipasi bupati dan wali kota. Gubernur ini koordinator, bukan pemilik masyarakat dan wilayah. Semua kebijakan harus melalui koordinasi yang baik,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa terdapat sejumlah persoalan di daerah yang mengembalikan anggaran pembangunan hingga Rp 160–180 miliar, lantaran rencana pembangunan berada di kawasan hutan yang tidak sesuai aturan.

“Ini terjadi karena tidak memperhatikan RTRW. Hal itu penting untuk diperhatikan, jangan sampai sudah bangun program, ternyata berada di kawasan hutan,” tuturnya.

Ia membeberkan bahwa setelah RTRW provinsi ditetapkan, seluruh RTRW kabupaten/kota wajib menyesuaikan. Dampaknya meliputi perubahan fungsi hutan, pengurangan luas kawasan hutan, serta penetapan ruang pembangunan yang legal.

Kelly Kambu menekankan pentingnya sinergi antarinstansi, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Ia mengingatkan bahwa permohonan terkait kawasan hutan tidak perlu langsung disampaikan ke pemerintah pusat tanpa melalui provinsi.

“Provinsi ini perwakilan pemerintah pusat. Jangan ke Jakarta dulu. Semua harus melalui rekomendasi gubernur, dan ada prosedurnya,” tegasnya.

Ia mengibaratkan kerja pemerintahan seperti bus kota yang memiliki aturan yakni Sesama bus kota tidak boleh saling mendahului.

Pada kesempatan itu, dirinya menambahkan bahwa visi Papua Barat Daya adalah membangun masyarakat yang maju, mandiri, dan sehat, berbasis pertumbuhan ekonomi lokal, serta melalui pembangunan yang berkelanjutan dan selaras dengan ruang adat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot