Sepanjang 2025 Polresta Sorong Kota Tangani 1.154 Kasus Kriminal, 68 Persen Kasus Tercatat Berhasil Diselesaikan

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Des 2025 07:20 122 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan memaparkan hasil kinerja kepolisian serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang tahun 2025 di wilayah hukum Polresta Sorong Kota. 

Secara umum, kondisi keamanan di Kota Sorong dinilai relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kombes Pol Amry menjelaskan bahwa Kota Sorong memiliki jumlah penduduk sekitar 295 ribu jiwa, dengan komposisi 36 persen masyarakat asli Papua dan 64 persen pendatang. Dalam kondisi demografis tersebut, stabilitas keamanan selama tahun 2025 masih dapat terjaga dengan baik.

“Untuk stabilitas kamtibmas selama tahun 2025 relatif normal jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kombes Pol Amry Siahaan dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

Ia menambahkan, unsur aparat keamanan di Kota Sorong terbilang lengkap, mulai dari Polresta Sorong Kota, Polda Papua Barat Daya yang sejak November 2025 telah berpindah ke Kabupaten Sorong, Aimas hingga kekuatan TNI seperti Korem, Kodim, Marinir, Korps Brimob, dan satuan batalyon lainnya.

Sepanjang tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan dalam kegiatan masyarakat. Tercatat sebanyak 271 kegiatan berlangsung, meningkat dari 119 kegiatan pada tahun 2024, atau naik sekitar 125 kegiatan.

“Kegiatan masyarakat ini ada yang meminta pengamanan dan ada juga yang tidak. Namun Polresta Sorong Kota tetap melakukan pengamanan guna mencegah potensi konflik sosial,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah kegiatan konferensi justru mengalami penurunan dari 4 kegiatan pada tahun 2024 menjadi 2 kegiatan pada tahun 2025, atau turun sekitar 50 persen. Operasi kepolisian juga menurun signifikan, dari 22 operasi di tahun 2024 menjadi 5 operasi di tahun 2025, atau turun sekitar 58 persen.

Terkait aksi unjuk rasa, Kapolresta mencatat adanya penurunan. Pada tahun 2024 tercatat 66 kali demonstrasi, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 57 kali, atau berkurang sekitar 13 persen.

“Kami berharap ke depan, khususnya di tahun 2026, kegiatan unjuk rasa dapat ditekan atau jika memang harus dilakukan, tidak berdampak pada konflik sosial maupun gangguan keamanan secara menyeluruh,” ucapnya.

Dalam bidang penegakan hukum, Polresta Sorong Kota mencatat total 1.154 kasus kriminal sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 705 kasus berhasil diselesaikan, sementara 359 kasus masih menjadi tunggakan. Tingkat penyelesaian perkara mencapai 68 persen.

“Angka ini tergolong cukup tinggi mengingat keterbatasan sumber daya manusia, sarana, dan jumlah personel yang kami miliki. Namun tunggakan perkara tetap menjadi evaluasi dan tanggung jawab kami untuk diperbaiki di tahun 2026,” tuturnya.

Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan penegakan hukum yang berkeadilan, termasuk penerapan Restorative Justice sebagaimana diatur dalam Perpol Nomor 8 Tahun 2021.

“Masyarakat Kota Sorong masih mendambakan penyelesaian perkara melalui Restorative Justice, selama kedua belah pihak telah mencapai rasa keadilan dan sesuai mekanisme yang diatur,” jelasnya.

Dari total kasus kriminal tersebut, terdapat sejumlah kasus menonjol, di antaranya:

  • Pencurian kendaraan bermotor (curanmor): 208 kasus, dengan 181 kasus berhasil diselesaikan.
  • Pencurian dengan pemberatan: 176 kasus, 171 kasus berhasil diselesaikan.
  • Penganiayaan: 197 kasus, namun baru 88 kasus yang berhasil diselesaikan.

Kapolresta mengungkapkan bahwa tingginya kasus penganiayaan sangat dipengaruhi oleh peredaran minuman keras (miras), khususnya miras tradisional ilegal.

“Peredaran miras, terutama minuman tradisional ilegal, sangat berpengaruh terhadap tingginya tindak pidana penganiayaan. Karena itu, Polresta Sorong Kota berkomitmen untuk terus melakukan penindakan dan pemberantasan miras ilegal,” tegasnya.

Selain itu, kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap kasus kekerasan terhadap anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pencurian biasa, serta pendudukan dan perampasan tanah, dengan mengedepankan pendekatan imbauan dan edukasi hukum kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Sorong Kota berharap pada tahun 2026 kinerja kepolisian semakin meningkat, angka kriminalitas menurun, serta penegakan hukum dapat berjalan lebih adil, humanis, dan berorientasi pada ketertiban sosial. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot