Tiga Pulau Raja Ampat Diklaim Maluku Utara, Gubernur PBD: Itu Wilayah Kita yang Dicaplok

waktu baca 3 menit
Kamis, 8 Jan 2026 21:11 113 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menggelar rapat penyelesaian sengketa kepemilikan tiga pulau milik Kabupaten Raja Ampat yang diklaim oleh Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Tiga pulau yang disengketakan tersebut yakni Pulau Sayang, Pulau Piyai, dan Pulau Kiyas.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 3 Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Kamis (8/1/2025) itu dipimpin langsung Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

Pelaksanaan rapat ini dihadiri jajaran perangkat daerah terkait sebagai bagian dari upaya konsolidasi data dan dokumen pendukung.

Gubernur PBD Elisa Kambu menjelaskan bahwa rapat tersebut digelar untuk mempersiapkan dokumen administrasi dan historis menjelang rencana pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang akan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Karena kita sedang mempersiapkan dokumen untuk rencana pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang kita harapkan akan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Jadi kita menyiapkan data dukung untuk pertemuan itu,” ujar Gubernur PBD Elisa Kambu kepada awak media usai pertemuan.

Menurutnya, secara administratif dan historis, dokumen kepemilikan ketiga pulau tersebut sudah sangat kuat dan menunjukkan bahwa Pulau Sayang, Pulau Piyai, dan Pulau Kiyas merupakan bagian dari wilayah Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Raja Ampat.

“Kalau dokumen sebenarnya kita sudah cukup. Tinggal nanti kita tandingkan bersama-sama dengan dokumen yang dimiliki Maluku Utara. Ini bukan soal mengakui, memang itu wilayah Papua Barat Daya,” ucapnya.

Elisa Kambu menegaskan bahwa ketiga pulau tersebut merupakan bagian dari tanah Papua yang secara administratif telah lama masuk wilayah Papua. Ia menyebut klaim dari pihak lain sebagai bentuk pencaplokan wilayah.

“Itu wilayah kita yang dicaplok. Harus apapun caranya kita akan berjuang sampai pulau-pulau itu kembali,” tegasnya.

Terkait target waktu penyelesaian sengketa, Gubernur menyatakan tidak menetapkan batas waktu tertentu. Kendati demikian, ia memastikan bahwa Pemprov Papua Barat Daya akan terus memperjuangkan hak wilayah tersebut hingga ada keputusan yang adil dan mengembalikan ketiga pulau ke pangkuan Papua Barat Daya.

“Kalau target waktu sih tidak, tetapi itu harus kembali karena itu orang Papua punya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan bahwa apabila upaya mediasi melalui Kemendagri belum membuahkan hasil, Pemprov Papua Barat Daya siap menempuh jalur lain, termasuk menggalang dukungan dari para gubernur se-Tanah Papua.

“Kalau memang belum ada keputusan, kita akan menempuh jalur yang lain. Kita bisa ajak semua teman-teman gubernur se-Tanah Papua. Karena ini bukan hanya masalah orang Papua, ini masalah tanah orang Papua,” pungkasnya.

Saat ini, Pemprov Papua Barat Daya masih menunggu kepastian jadwal pertemuan resmi yang akan difasilitasi oleh Kemendagri sebagai langkah penyelesaian sengketa wilayah tersebut secara administratif dan konstitusional. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot