Lindungi Karya Akademik, Direktur Politeknik Saint Paul Sorong Tekankan Pentingnya Hak Cipta

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 04:26 96 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Direktur Politeknik Saint Paul Sorong, Sonny Rumalutur, mendorong dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif mencatatkan hak cipta atas karya ilmiah, hasil penelitian, inovasi, maupun produk kreatif yang dihasilkan di lingkungan kampus.

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pencatatan Hak Cipta dan Produk Hak Terkait yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia bekerja sama dengan Politeknik Saint Paul Sorong di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (4/6/2026).

Menurut Sonny, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang sangat penting bagi civitas akademika, khususnya mahasiswa dan dosen, mengenai tata cara pencatatan hak cipta serta perlindungan hukum terhadap karya yang mereka hasilkan.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa maupun dosen dapat mengetahui bagaimana cara mencatatkan hak cipta dan melindungi karya-karya mereka. Selama ini masih banyak yang belum memahami pentingnya pencatatan hak cipta, sehingga berbagai karya yang dihasilkan belum mendapatkan perlindungan hukum secara optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak hanya karya kreatif, tetapi juga hasil penelitian, publikasi ilmiah, jurnal akademik, hingga inovasi teknologi yang lahir dari kampus perlu mendapatkan perlindungan melalui pencatatan hak kekayaan intelektual.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, mahasiswa diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga orisinalitas karya sekaligus memahami prosedur pendaftaran hak cipta yang diakui negara.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, mahasiswa dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendaftarkan karya mereka. Begitu juga para dosen yang memiliki hasil penelitian maupun jurnal ilmiah, sehingga seluruh karya yang dihasilkan memiliki kepastian hukum,” katanya.

Sonny juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan Kementerian Hukum yang telah mempercayakan Politeknik Saint Paul Sorong sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kampus untuk terus mendorong budaya inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual di kalangan akademisi.

“Kami bersyukur karena diberikan kepercayaan oleh Kementerian Hukum untuk menjadi tuan rumah kegiatan ini. Selain itu, antusiasme dosen dan mahasiswa yang mengikuti sosialisasi juga sangat baik sehingga memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan budaya akademik di kampus,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan jumlah karya ilmiah dan inovasi yang tercatat secara resmi sebagai kekayaan intelektual.

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya hak cipta, Politeknik Saint Paul Sorong optimistis mampu melahirkan lebih banyak inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga terlindungi secara hukum dan memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah maupun nasional. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot