Sorong Today – Ajang nasional yang diikuti 251 atlet dari 18 provinsi tersebut menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet Papua Barat Daya.
Kontingen Kabupaten Tambrauw sukses meraih 2 medali emas, 4 perak, dan 8 perunggu sehingga menempati Juara Umum IV, sedangkan Kontingen Kota Sorong mengoleksi 2 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu untuk meraih Juara Umum V.
Prestasi membanggakan ini tidak lepas dari pembinaan dan manajemen tim yang dipimpin Muhammad Salim Nurlily. Menurutnya, keberhasilan para atlet merupakan hasil dari latihan rutin, disiplin, dan kerja keras yang dijalani secara konsisten.
“Prestasi yang diraih hari ini adalah buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung. Latihan yang disiplin menjadi kunci utama dalam proses pembinaan,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Papua Barat Daya untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga serta meraih prestasi di tingkat nasional.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Salim menegaskan komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif, termasuk olahraga bela diri.
Keberhasilan Tambrauw dan Kota Sorong di Kejuaraan Shorinji Kempo Rektor Unhas Cup XVIII 2026 menjadi bukti bahwa atlet Papua Barat Daya mampu bersaing di level nasional ketika didukung pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan penuh dedikasi. (*)
Tidak ada komentar