Sorong Today, Sorong – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat Daya menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebakaran yang melanda kawasan Jalan Baru, Klademak 2 Pantai, Kota Sorong, pada Rabu (24/6/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian besar bagi warga terdampak dan kembali menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem pencegahan kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Sekretaris DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid mengatakan bahwa pemerintah daerah perlu menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh dalam memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan kebakaran.
Menurutnya, upaya pemerintah tidak boleh hanya berfokus pada penanganan pascabencana, tetapi juga harus mengedepankan langkah-langkah pencegahan yang terukur dan berkelanjutan, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.
“Berbagai peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan umum maupun permukiman padat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa lemahnya mitigasi, keterbatasan sarana pendukung, akses jalan yang sempit, serta minimnya fasilitas pemadam dini menjadi faktor yang memperparah dampak kebakaran,” ujar Sekretaris DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid.
DPW PPP Papua Barat Daya menilai, Pemerintah Kota Sorong perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi kebakaran yang selama ini diterapkan. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak terus menjadi korban akibat kurangnya perhatian terhadap aspek pencegahan dan kesiapsiagaan.
“Kami menilai pemerintah Kota Sorong perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi kebakaran. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kurangnya perhatian terhadap aspek pencegahan dan kesiapsiagaan,” tegasnya.

Selain itu, DPW PPP Papua Barat Daya turut memandang betapa pentingnya penyediaan fasilitas pendukung keselamatan di lingkungan permukiman padat, seperti hidran umum, alat pemadam api ringan (APAR), serta peningkatan kapasitas relawan kebencanaan di tingkat RT dan RW.
Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala juga dinilai perlu dilakukan guna mengantisipasi potensi kebakaran yang kerap dipicu oleh gangguan jaringan listrik maupun instalasi yang tidak memenuhi standar keamanan.
Menurut Ruslan, berbagai upaya tersebut akan membantu mengurangi risiko kebakaran sekaligus mempercepat proses penanganan ketika keadaan darurat terjadi.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah harus hadir secara nyata, tidak hanya saat terjadi musibah, tetapi juga dalam membangun sistem pencegahan yang efektif agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tuturnya.
DPW PPP Papua Barat Daya berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, serta mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung sistem pencegahan kebakaran di kawasan padat penduduk.
Dengan langkah yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, risiko kebakaran di wilayah permukiman padat diharapkan dapat diminimalisasi sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih aman dan nyaman. (*)
Tidak ada komentar