Satgas Pangan Awasi Ketat Penerapan HET Beras di Papua Barat Daya, Pastikan Harga Sesuai Ketentuan Pemerintah

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Okt 2025 23:48 227 Redaksi


Sorong Today — Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang terdiri dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta Polda Papua Barat Daya melakukan pengawasan langsung terhadap penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di wilayah Papua Barat Daya. 

Langkah ini dilakukan guna memastikan kebijakan harga beras nasional dijalankan secara konsisten di lapangan.

Ketua Pokja Pengawasan Ketersediaan Pangan, Tri Aris Indrayanto menjelaskan bahwa pembentukan Satgas Pangan diatur dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 375 Tahun 2024. 

Disambungnya, Satgas ini memiliki mandat utama untuk mengawasi penerapan HET beras premium, medium, serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di seluruh kabupaten dan kota di Papua Barat Daya.

“Kami ingin memastikan agar HET beras benar-benar diterapkan sesuai ketetapan pemerintah. Oleh karena itu, kami turun langsung untuk melakukan sosialisasi kepada para distributor di Kota Sorong,” ujar Tri Aris Indrayanto, Kamis (23/10/2025).

Tri Aris turut memaparkan bahwa pemerintah telah menetapkan HET beras berdasarkan pembagian zona wilayah di Indonesia. Berikut rinciannya:

Zona 1: Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi

  • Beras premium: Rp14.900/kg
  • Beras medium: Rp13.500/kg
  • Beras SPHP: Rp12.500/kg

Zona 2: Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan

  • Beras premium: Rp15.400/kg
  • Beras medium: Rp14.000/kg
  • Beras SPHP: Rp13.100/kg

Zona 3: Papua dan Maluku

  • Beras premium: Rp15.800/kg
  • Beras medium: Rp15.500/kg
  • Beras SPHP: Rp13.500/kg

Lebih lanjut, Tri Aris menerangkan bahwa HET beras premium ditetapkan melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2024 yang telah disempurnakan melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 299 Tahun 2025.


Sementara itu, untuk beras SPHP, acuan yang digunakan adalah Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 224 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Keputusan Kepala Bapanas Nomor 215 Tahun 2025 mengenai Petunjuk Teknis Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras di Tingkat Konsumen periode Juli–Desember 2025.

“Regulasi ini penting diketahui para pelaku usaha dan distributor agar implementasi HET di lapangan berjalan sesuai ketentuan,” tegas Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya di Bapanas itu.

Dirinya mengakui bahwa Papua Barat Daya bukan merupakan daerah sentra produksi beras. Kondisi ini membuat biaya distribusi menjadi faktor penting yang memengaruhi harga. Kendati demikian, pemerintah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan pelaku usaha.

“Kami memahami tantangan logistik di Papua Barat Daya, tetapi penerapan HET ini tetap harus dijalankan untuk melindungi konsumen dari harga yang tidak wajar,” ucapnya.

Sebagai langkah konkret, Satgas Pangan turut melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah pasar tradisional dan toko-toko beras di Kota Sorong. 

Kegiatan ini bertujuan memastikan para pedagang memahami serta menerapkan harga jual sesuai dengan HET yang telah ditetapkan.

Tri Aris berharap, kegiatan pengawasan ini dapat menekan potensi pelanggaran harga serta menjaga stabilitas pasokan beras di provinsi ke-38 Indonesia itu.

“Kami tidak hanya mengedukasi, tetapi turut memastikan penerapan HET benar-benar berjalan di lapangan,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot