Korneles Naa Sukses Presentasikan Proyek Perubahan MAPAN di PKN II LAN Samarinda, Perkuat Ketahanan Pangan Maybrat

waktu baca 5 menit
Rabu, 30 Sep 2026 03:19 51 Redaksi

Sorong Today – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, sukses mempresentasikan proyek perubahan inovasi Maybrat Aman Pangan (MAPAN) dalam Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda, Selasa (29/9/2026).

Proyek perubahan bertajuk “Maybrat Aman Pangan: Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Peran UMKM Pangan Terintegrasi KDMP–MBG dan SSH (Sekolah Sepanjang Hari)” tersebut merupakan upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Dalam seminar tersebut, Korneles memaparkan seluruh tahapan pelaksanaan MAPAN yang telah dijalankan selama kurang lebih dua bulan di Kabupaten Maybrat, mulai dari konsolidasi pemangku kepentingan, pendataan UMKM pangan, hingga penguatan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia mengatakan, seluruh tahapan proyek perubahan telah diselesaikan dan dipresentasikan di hadapan tim penguji, pembimbing, serta mentor melalui laporan tertulis dan video yang menggambarkan pelaksanaan inovasi di lapangan.

“Dalam seminar kemarin, ada apresiasi dari penguji, pembimbing, dan coach karena tahapan yang ditetapkan telah dilaksanakan dan dirampungkan dengan baik,” ujar Korneles.

Menurutnya, apresiasi juga diberikan atas dukungan berbagai pemangku kepentingan, terutama pimpinan daerah yang dinilai memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan inovasi tersebut.

“Apapun bagusnya sebuah inovasi, kalau tidak didukung oleh pimpinan daerah dalam bentuk kebijakan dan dukungan penyelenggaraan, tidak akan berjalan,” katanya.

Korneles menjelaskan, MAPAN dirancang untuk mengintegrasikan tiga agenda strategis, yakni ketahanan pangan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Sepanjang Hari (SSH).

Integrasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, serta meningkatkan pendapatan keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan.

Menurutnya, persoalan ketahanan pangan di Maybrat tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan ekonomi keluarga dalam mengakses makanan yang cukup, aman, sehat, dan bergizi.

Karena itu, MAPAN mendorong keterlibatan UMKM pangan dari hulu hingga hilir, mulai dari kelompok petani dan produsen, pengepul, pengolah produk, pengelola warung, hingga pelaku usaha yang menyediakan pangan strategis.

Kelompok-kelompok tersebut telah diinventarisasi dan diarahkan untuk mendapatkan pembinaan melalui kolaborasi lintas OPD sesuai bidang masing-masing.

“UMKM pangan ini sudah kita jabarkan menjadi lima kelompok besar. Kita dorong agar seluruh kelompok mendapatkan pembinaan, peningkatan kapasitas, dan dukungan untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Salah satu fokus utama MAPAN adalah memperluas pemanfaatan pangan lokal Maybrat, seperti keladi, singkong, kacang tanah, kacang merah, ikan, dan berbagai komoditas pertanian lainnya.

Korneles mengatakan, pihaknya mendorong agar pangan lokal dapat menjadi bagian dari penyediaan bahan makanan dalam program MBG, khususnya melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sepanjang komoditas tersebut tersedia dan memenuhi kebutuhan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penggunaan pangan lokal dalam kegiatan pemerintahan serta penyediaan menu makanan di warung dan rumah makan.

“Untuk kegiatan pemerintah, kita dorong agar 70 persen menggunakan pangan lokal, sedangkan 30 persen sisanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan menu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penguatan penggunaan pangan lokal juga perlu didukung regulasi yang jelas agar pelaksanaannya dapat berjalan konsisten dan memberikan kepastian bagi petani maupun pelaku UMKM.

Dalam pengembangan akses pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat juga menyiapkan toko pangan sebagai sarana penyediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Korneles menyebutkan, pembangunan toko pangan telah direncanakan pada tahun 2026 di lokasi strategis di Maybrat. Keberadaan toko tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan.

Selain itu, pihaknya berencana mengembangkan layanan pangan keliling menggunakan kendaraan operasional, seperti mobil pikap boks, untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kalau kita sudah memiliki kendaraan operasional, minimal pikap boks, maka pangan murah bisa langsung kita distribusikan ke daerah-daerah, terutama untuk masyarakat di wilayah 3T,” katanya.

Korneles menegaskan, keberlanjutan MAPAN tidak berhenti pada pelaksanaan seminar, melainkan akan dilanjutkan melalui program jangka menengah dan jangka panjang.

Pihaknya telah menyiapkan rancangan regulasi, termasuk rancangan Peraturan Bupati tentang percepatan pelaksanaan MAPAN dan penguatan penggunaan pangan lokal di Kabupaten Maybrat.

Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi pelaksanaan program lintas OPD, pengembangan UMKM pangan, serta penguatan pemanfaatan komoditas lokal dalam kegiatan pemerintahan dan penyediaan makanan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penyusunan kesepakatan harga pangan lokal agar transaksi antara petani, pelaku UMKM, warung, dan pemerintah memiliki kepastian harga yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Korneles, kepastian harga penting untuk melindungi kepentingan produsen sekaligus memastikan penggunaan anggaran pemerintah sesuai ketentuan.

“Draft regulasi sudah kami siapkan. Selanjutnya, kita dorong agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan daerah, disertai dukungan anggaran sehingga inovasi ini benar-benar berjalan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan MAPAN, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat membangun kolaborasi dengan sejumlah OPD, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat produksi pangan, meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas pemasaran produk lokal, serta memastikan program ketahanan pangan berjalan secara terintegrasi.

Korneles menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Maybrat, Ketua DPRK Maybrat, para mentor, OPD teknis, serta pihak TNI dan Polri yang telah mendukung pelaksanaan proyek perubahan tersebut.

Ia berharap MAPAN dapat menjadi model inovasi daerah yang berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperluas akses terhadap pangan yang murah, aman, sehat, dan bergizi di Kabupaten Maybrat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot