Sorong Today, Maybrat – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, terus memperkuat konsolidasi internal melalui kolaborasi dan sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendukung implementasi Proyek MAPAN (Maybrat Aman Pangan).
Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan koordinasi bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Maybrat, Senin (3/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut dibahas secara mendalam peran strategis Dinas Koperasi dan UMKM dalam mendukung implementasi Inovasi MAPAN, khususnya pada sektor hilir melalui penguatan UMKM pangan yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Melalui sinergi tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM berkomitmen mendorong percepatan pembangunan KDMP di Kabupaten Maybrat sebagai bagian dari upaya hilirisasi sektor pangan yang berdampak langsung pada peningkatan ketahanan pangan keluarga sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Maybrat, Yakobus Asmuruf, mengapresiasi inovasi MAPAN yang digagas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Korneles Naa, melalui proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Menurut Yakobus, inovasi tersebut menjadi solusi dalam mempercepat pengembangan unit-unit usaha masyarakat yang berada di bawah naungan KDMP melalui penguatan sektor-sektor unggulan serta UMKM yang telah berjalan maupun yang akan dibentuk di setiap kampung di Kabupaten Maybrat.
“Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM akan terus bersinergi dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan teknis untuk mendorong masyarakat agar percepatan realisasi Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Maybrat dapat terwujud,” ujar Yakobus.
Sementara itu, Korneles Naa menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Proyek MAPAN membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh OPD terkait.
Menurutnya, integrasi program antarinstansi menjadi kunci dalam membangun ekosistem ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi dan UMKM.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan mampu mempercepat terbentuknya KDMP yang produktif di setiap kampung sehingga mampu mendukung ketahanan pangan keluarga, menciptakan nilai tambah hasil pangan lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)
Tidak ada komentar