HUT RI ke-81, DPRK Sorong Desak Pemkab Perhatikan Infrastruktur Jalan di Wilayah Pesisir dan Pedalaman

waktu baca 3 menit
Senin, 17 Agu 2026 06:09 30 Redaksi

Sorong Today, Aimas — Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi anggota DPRK Sorong untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya terkait masih terbatasnya akses infrastruktur jalan di wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Sorong, Senin (17/8/2026).

Anggota DPRK Sorong Fraksi Otsus, Alberto Tasmian, meminta Pemerintah Kabupaten Sorong memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terfokus pada wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau masyarakat yang berada di distrik dan kampung terpencil agar manfaat kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat.

“Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia ini, kami mengharapkan kepada pemerintah agar pembangunan di Kabupaten Sorong lebih melihat wilayah di pinggiran, terutama distrik-distrik terpencil,” ujar Alberto.

Ia menyebut sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian, di antaranya Distrik Klawak, Hobard, Klabot hingga Beraur, khususnya terkait kondisi akses jalan.

Menurut Alberto, ketersediaan jalan yang layak akan membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan, termasuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan mempermudah mobilitas warga.

“Dengan adanya akses jalan yang dibuka, pemberdayaan ekonomi masyarakat bisa membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan dampak kemerdekaan melalui pembangunan yang ada,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRK Sorong sekaligus tokoh pemuda Moi Kalabra, Abner Malasmene, juga menyoroti persoalan serupa.

Ia mengatakan masyarakat di sejumlah distrik dan kampung masih mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang sulit dilalui.

Menurut Abner, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama ketika membawa hasil usaha atau hasil pertanian dari kampung menuju pusat kota Sorong untuk dipasarkan.

“Yang kami harapkan kepada pemerintah, lebih khusus Kabupaten Sorong, adalah bagaimana melihat kembali pembangunan di daerah-daerah pesisir dan pedalaman, terutama infrastruktur jalan,” ujar Abner.

Ia memahami bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya menghilangkan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil.

Abner meminta pemerintah daerah dapat menentukan titik-titik jalan yang paling membutuhkan penanganan untuk segera dikerjakan secara bertahap.

“Kalau bisa, titik-titik mana yang tidak bisa dilewati kendaraan itu langsung dikerjakan, supaya masyarakat bisa mengakses kampung dan distrik,” katanya.

Abner secara khusus mencontohkan kondisi ruas jalan Kewari menuju Beraur yang menurutnya hingga kini masih mengalami kerusakan dan sulit digunakan masyarakat.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi persoalan serius mengingat Beraur merupakan salah satu distrik yang memiliki sejarah panjang di Kabupaten Sorong.

“Jalan dari Kewari ke Beraur itu salah satu contoh. Sampai hari ini jalan sudah tidak bisa digunakan karena rusak,” ungkapnya.

Menurut Abner, usia pemerintahan Distrik Beraur bahkan telah berlangsung sejak masa pemerintahan Belanda.

Namun, kondisi akses jalan menuju wilayah tersebut dinilai belum mengalami perubahan signifikan.

Ia berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena akses jalan memiliki kaitan erat dengan pelayanan publik, mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman.

Selain meminta perhatian Pemkab Sorong, Abner juga mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam menangani persoalan infrastruktur jalan di wilayah pesisir dan pedalaman.

Menurutnya, pembangunan jalan di daerah terpencil membutuhkan perencanaan dan kerja sama lintas pemerintahan agar dapat diselesaikan secara bertahap.

“Kami minta sinergi antara Kabupaten Sorong dengan provinsi untuk melihat jalan-jalan di pedalaman. Pedalaman ini harus diatasi dalam beberapa tahun ke depan,” tegasnya.

Anggota DPRK Sorong berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata.

Akses jalan yang memadai dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pesisir maupun pedalaman Kabupaten Sorong. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot