Sorong Today, Kabupaten Sorong – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sorong mematangkan persiapan atlet untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pra-PON.
Persiapan tersebut dibahas dalam pertemuan pengurus dan anggota PASI Kabupaten Sorong di Unimuda Cafe Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (12/9/2026) malam.
Pertemuan dipimpin Ketua PASI Kabupaten Sorong, Mamberob Y. Rumakiek, didampingi pelatih Yutha Kalaibin serta para pengurus dan anggota.
Selain membahas persiapan kejuaraan, pertemuan itu juga membicarakan rencana penyelenggaraan lomba atletik dalam rangka menyambut HUT DPD RI pada 1 Oktober 2026.
Mamberob yang juga Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya itu mengatakan, sejak dipercaya menjadi ketua melalui mekanisme pergantian antarwaktu untuk melanjutkan kepemimpinan almarhum Cliff Japsenang hingga periode 2022–2027, pihaknya terus melakukan konsolidasi organisasi dan pembinaan atlet.
Ia menyebut atlet PASI Kabupaten Sorong telah mengikuti sejumlah kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun nasional, termasuk Kejurnas di Jakarta dan Semarang.
“Sekarang kami kembali mengonsolidasikan pengurus dan mempersiapkan atlet untuk mengikuti berbagai event, termasuk Pra-PON bersama PASI Provinsi Papua Barat Daya,” kata Mamberob.
Menurutnya, PASI Kabupaten Sorong diminta menyiapkan atlet untuk bergabung dan mewakili Papua Barat Daya dalam ajang Pra-PON.
Karena itu, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memantapkan kesiapan atlet sekaligus membahas agenda organisasi ke depan.
Mamberob menjelaskan, PASI Kabupaten Sorong juga berencana bekerja sama dengan DPD RI menggelar kegiatan olahraga dalam rangka peringatan HUT DPD RI pada 1 Oktober 2026.
Salah satu cabang yang akan dilombakan adalah lari, dengan pelaksanaan teknis ditangani PASI Kabupaten Sorong bersama pihak DPD RI.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memeriahkan peringatan HUT DPD RI, tetapi juga menjadi ajang uji coba bagi atlet sebelum mengikuti Pra-PON yang dijadwalkan pada November.
“Event lari ini sekaligus menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Pra-PON,” ujarnya.
Pelatih PASI Kabupaten Sorong, Yutha Kalaibin, mengatakan saat ini terdapat sekitar delapan atlet yang menjalani latihan untuk menghadapi kejuaraan mendatang.
Nomor yang dipersiapkan antara lain lari 200 meter, 400 meter, 1.500 meter, 3.000 meter steeplechase, 5.000 meter dan 10.000 meter.
Yutha menyebut pihaknya telah menyusun program latihan dan target pembinaan.
Selain atlet yang berlatih di Sorong, terdapat empat atlet yang menjalani pembinaan secara mandiri di Jakarta untuk persiapan menuju Kejurnas dan Pra-PON.
“Kami punya program dan target sendiri, termasuk target untuk bisa masuk PON. Sejauh ini hasil yang diperoleh atlet cukup luar biasa. Salah satu atlet kami bahkan sudah mendekati limit PON,” kata Yutha.
Ia berharap prestasi atletik di Kabupaten Sorong mendapat perhatian lebih dari pemerintah provinsi maupun kabupaten, terutama dalam pemenuhan fasilitas latihan.
Menurutnya, keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu tantangan dalam pembinaan atlet. Kondisi tersebut membuat PASI harus mencari berbagai cara agar atlet tetap dapat mengikuti kejuaraan di luar daerah.
“Kami masih minim fasilitas. Karena itu, kami berharap pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan pemerintah Kabupaten Sorong lebih memperhatikan cabang atletik, baik dari sisi atlet maupun fasilitas,” pungkas Yutha. (*)
Tidak ada komentar