Sorong Today – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Mamberob Y Rumakiek, mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sorong dengan memberikan dukungan langsung kepada para pelaku usaha lokal.
Dukungan tersebut ditunjukkan Mamberob dengan hadir dan berbelanja langsung di sejumlah stan UMKM dalam kegiatan Panorama UMKM Malagusa yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Malagusa, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (19/9/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Mamberob turut membeli noken anyaman khas Papua yang merupakan salah satu produk kerajinan mama-mama Papua yang dipasarkan dalam kegiatan tersebut.
Mamberob mengatakan, kegiatan Panorama UMKM Malagusa menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk yang dihasilkan dari potensi lokal.
Menurutnya, kegiatan yang difasilitasi Kelurahan Malagusa tersebut melibatkan sekitar 15 pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk lokal.
“Di Kelurahan Malagusa ini ada 15 UMKM yang hadir untuk memperlihatkan dan menjual produk-produk mereka. Ini merupakan hasil lokal dari produk lokal yang mereka punya dan kemudian diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi,” kata Mamberob.
Ia mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pelaku UMKM agar terus mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan inovasi produk.
Selain memberikan dukungan melalui pembelian produk, Mamberob juga mendorong adanya sinergi untuk membuka akses permodalan bagi pelaku UMKM.
“Kita hadir untuk memberikan dukungan kepada UMKM supaya terus mengembangkan usaha, sambil mencari sinergi untuk mendapatkan akses dukungan finansial dan modal usaha bagi kelompok UMKM yang ada di sini,” ujarnya.
Mamberob mengakui, salah satu kendala yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan akses terhadap permodalan, baik melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), perbankan maupun skema bantuan modal usaha lainnya.
Karena itu, menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan dan pemangku kepentingan lainnya untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
“Untuk UMKM kita yang terus semangat mengembangkan usaha, memang masih banyak kendala, terutama dalam mengakses modal usaha, kredit KUR atau perbankan maupun bantuan modal usaha lainnya,” katanya.
Mamberob mengatakan, pihaknya juga terus membangun komunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi pelaku UMKM di Papua Barat Daya.
Ia menyebut, melalui kemitraan dengan Kementerian UMKM, pihaknya turut mendorong agar pelaku usaha di daerah pemilihannya mendapatkan dukungan pemerintah, termasuk melalui pengajuan proposal bantuan modal usaha.
“Kami terus ikut membantu mencari solusi bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan dukungan. Dengan mitra kerja kami di Kementerian UMKM, kami juga terus memperjuangkan proposal usaha untuk modal usaha bagi pelaku UMKM di Papua Barat Daya,” jelasnya.
Mamberob berharap para pelaku UMKM tidak berhenti berinovasi meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga dan daerah, sekaligus membantu masyarakat untuk tetap memiliki sumber pendapatan di tengah perubahan pasar.
“Kita berharap mereka terus berinovasi dan terus semangat menjalankan usaha-usaha kecil, karena UMKM juga menjadi pendukung utama perekonomian keluarga dan daerah,” ujarnya.(*)
Tidak ada komentar