Sorong Today, Sorong – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, memastikan ketersediaan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di Kabupaten Maybrat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan tidak mengalami kelangkaan.
Korneles mengatakan berbagai kebutuhan pangan strategis nasional seperti beras premium dan medium, gula pasir, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga sayur-sayuran lokal masih tersedia dengan baik di wilayah Maybrat.
“Ketersediaan pangan strategis di Kabupaten Maybrat sampai menjelang Hari Raya Iduladha masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Korneles, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, pemantauan dilakukan di dua pusat distribusi utama di Kabupaten Maybrat, yakni wilayah Ayamaru dan Kumurkek.
Dari hasil pemantauan tersebut, pasokan bahan pokok masih stabil karena distribusi barang dari Sorong maupun Sorong Selatan berjalan lancar setiap hari.
“Akses transportasi barang masih lancar, sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya umat Muslim yang akan merayakan Iduladha, tetap terpenuhi,” katanya.
Ia menjelaskan, meskipun tahun ini pemerintah daerah belum sempat melaksanakan operasi pasar atau gerakan pangan murah akibat keterbatasan anggaran dan efisiensi belanja daerah, kondisi harga pangan di Maybrat tetap terkendali.
Menurut Korneles, inflasi pangan di Kabupaten Maybrat masih relatif rendah dan belum terlalu dirasakan masyarakat.
Selisih harga beberapa komoditas juga dinilai masih dalam batas wajar.
“Harga di kios maupun toko pangan masih stabil. Selisih harga dari daerah pemasok seperti Sorong hanya sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000, bahkan ada beberapa komoditas yang harganya hampir sama,” jelasnya.
Korneles menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh pengawasan rutin pemerintah terhadap distribusi dan harga pangan, sehingga tidak ada ruang bagi pelaku usaha untuk menaikkan harga secara berlebihan.
Selain menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, Dinas Ketahanan Pangan Maybrat juga terus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk distribusi ikan konsumsi dari Sorong ke wilayah Maybrat.
Menurut Korneles, aktivitas perdagangan ikan laut maupun hasil tangkapan lokal dari Ayamaru masih berjalan aktif dan membantu menjaga daya beli masyarakat.
“Kami dorong aktivitas ekonomi terus berjalan supaya daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah juga tetap bergerak,” imbuhnya. (*)
Tidak ada komentar