Sorong Today, Sorong – Turnmaen Piala Presiden Provinsi Papua Barat Daya kategori usia 10 tahun (U-10) dan usia 12 tahun (U-12) siap digelar dengan menghadirkan talenta muda sepak bola serta sejumlah legenda sepak bola Papua.
Ketua Panitia Festival Piala Presiden Papua Barat Daya, Amatus Turot mengatakan, sebanyak 9 tim akan berkompetisi pada kategori U-12, sementara kategori U-10 diikuti oleh 11 tim.
Berdasarkan hasil technical meeting, kata Amatus, pertandingan kategori U-12 akan dibagi menjadi dua grup, yakni Pool A dan Pool B. Sementara kategori U-10 menggunakan sistem setengah kompetisi.
“Untuk usia 12 dibagi dua pool, yaitu Pool A dan Pool B. Sedangkan usia 10 menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi,” ujar Amatus, Sabtu (20/6/2026).
Ia menjelaskan, tim yang keluar sebagai juara pada ajang tersebut akan menjadi wakil Provinsi Papua Barat Daya untuk mengikuti Piala Presiden tingkat nasional yang akan digelar di Yogyakarta pada Juli 2026.
Amatus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim peserta, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Turnamen Piala Presiden Papua Barat Daya mendapat dukungan penuh dari Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu yang dijadwalkan membuka langsung kegiatan tersebut.
“Ini menjadi apresiasi bagi kami selaku panitia karena Bapak Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu memberikan dukungan dan akan membuka langsung kegiatan ini,” katanya.
Selain pertandingan kelompok usia muda, festival sepak bola ini juga akan dimeriahkan pertandingan eksibisi yang mempertemukan legenda sepak bola Sorong Raya melawan Dinas Sosial Kabupaten Sorong.
Sejumlah mantan pemain yang pernah memperkuat tim nasional maupun kompetisi liga utama Indonesia juga dijadwalkan hadir, di antaranya Boaz Salossa, Ricky Kambuaya, Ortizan Salossa, hingga beberapa legenda sepak bola Papua lainnya.
“Kehadiran para legenda ini menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Papua Barat Daya. Masyarakat bisa datang untuk menyaksikan pertandingan sekaligus bertemu langsung dengan para pemain yang pernah mengharumkan nama Papua,” ungkap Amatus.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak pencinta sepak bola, untuk hadir menyaksikan pembukaan yang akan berlangsung di Lapangan mini soccer kick arena di Kilometer 10, Kota Sorong.”Pembukaan dijadwalkan pukul 15.00 WIT dan setelah itu dilanjutkan pertandingan eksibisi,” jelasnya.
Amatus berharap dukungan masyarakat dan media dapat terus diberikan untuk mendukung perkembangan sepak bola Papua Barat Daya, terutama dalam mencetak pemain-pemain muda berbakat sejak usia dini.
“Sepak bola profesional harus dimulai dari pembinaan dasar. Karena itu dukungan semua pihak sangat penting untuk membangun sepak bola Papua Barat Daya ke depan,” pungkasnya. (*)
Tidak ada komentar