BMP RI dan KOHATI Cabang Sorong Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada 250 Pelajar SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong

waktu baca 4 menit
Rabu, 16 Sep 2026 01:47 16 Redaksi

Sorong Today – DPC Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Kabupaten Sorong bersama Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Sorong menggelar Pendidikan Wawasan Kebangsaan Nusantara di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Distrik Aimas, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan bertema “Sekolah sebagai Ruang Persatuan, Pembangunan, Toleransi dan Kebangsaan Generasi Muda Papua” itu diikuti sekitar 250 pelajar. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan 250 paket alat tulis kepada para siswa.

Ketua DPC BMP RI Kabupaten Sorong, Imanuel Mobalen, mengapresiasi pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi pelaksanaan pendidikan wawasan kebangsaan tersebut.

Menurut Mobalen, Wawasan Nusantara bukan sekadar materi pembelajaran, melainkan cara pandang untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

“Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, bahasa dan daerah. Namun, seluruh perbedaan tersebut tetap berada dalam satu bangsa dan satu tanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, generasi muda Papua, khususnya di Papua Barat Daya dan Kabupaten Sorong, memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan berperan dalam pembangunan.

“Generasi muda Papua memiliki kesempatan dan tanggung jawab yang sama untuk berperan aktif menjaga persatuan dan ikut membangun bangsa,” kata Mobalen.

Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Anetha Ludia Swabra, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai wawasan kebangsaan penting untuk memperluas pemahaman pelajar tentang keberagaman, persatuan, dan keutuhan NKRI.

Anetha juga mengingatkan siswa agar menyelesaikan perbedaan pendapat maupun gesekan di lingkungan sekolah melalui komunikasi dan musyawarah, bukan kekerasan.

“Lingkungan sekolah yang aman, tertib dan kondusif sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Guru Bimbingan dan Konseling SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Saloma Sitempa, S.Pd., membawakan tema “Pelajar Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Membangun Karakter, Prestasi, dan Persatuan untuk Indonesia yang Lebih Baik.”

Saloma mengajak pelajar membangun karakter, integritas, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis.

Siswa juga didorong mengembangkan potensi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, kewirausahaan, dan organisasi.

Ia turut mengingatkan pentingnya menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak, antara lain untuk belajar, berkarya, dan berinovasi. Pelajar diimbau tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, maupun melakukan perundungan.

Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi perhatian, termasuk menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan memperjuangkan keadilan.

Ketua KOHATI HMI Cabang Sorong, Dian Andini Fatubun, menyampaikan materi “Peran Perempuan dalam Organisasi dan Kesetaraan Gender.”

Dian menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam organisasi, baik sebagai anggota, pemimpin, pengambil keputusan, maupun agen perubahan.

Keterlibatan perempuan, menurutnya, dapat memperluas perspektif dan mendorong organisasi yang lebih inklusif.

Ia menekankan bahwa kesetaraan gender berarti adanya kesempatan, hak, tanggung jawab, dan akses yang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berkembang serta berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan.

Dian juga mengajak generasi muda memahami dan mencegah diskriminasi, pelecehan, serta kekerasan terhadap perempuan.

“Perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga harus menjadi subjek dan agen perubahan dalam pembangunan masyarakat,” tegasnya.

Materi berikutnya disampaikan Wakil Sekretaris DPC BMP RI Kabupaten Sorong, Adi Syaputra Tueka, dengan tema “Dari Daerah untuk Indonesia: Memperkuat Persatuan, Menjaga NKRI.”

Adi mengingatkan bahwa kemajuan Indonesia tidak terlepas dari kontribusi setiap daerah.

Ia mendorong pelajar mengenali dan mengembangkan potensi lokal, seperti budaya, pendidikan, pertanian, perikanan, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Dalam menghadapi arus informasi digital, pelajar juga diimbau memeriksa kebenaran informasi dan tidak mudah terprovokasi.

Media sosial, kata Adi, dapat dimanfaatkan untuk edukasi serta promosi potensi daerah.

“Generasi muda harus mampu memeriksa kebenaran informasi, tidak mudah terprovokasi dan menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” jelasnya.

Adi menambahkan, menjaga persatuan dan keutuhan NKRI merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Di akhir kegiatan, BMP RI Kabupaten Sorong bersama KOHATI HMI Cabang Sorong menyerahkan 250 paket alat tulis kepada siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus dukungan bagi kegiatan belajar siswa.Melalui kegiatan ini, kedua organisasi berharap sekolah menjadi ruang yang tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, toleransi, kepedulian sosial, dan semangat generasi muda Papua untuk berkontribusi bagi daerah serta Indonesia. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot