Sorong Today – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong dan Politeknik Saint Paul Sorong memperkuat sinergi kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antarinstitusi dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarprogram studi.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektorat IAIN Sorong, Senin (14/9/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua perguruan tinggi dalam memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Politeknik Saint Paul Sorong Sonny Rumalutur, Ketua Prodi Akuntansi Keuangan Publik Pitter Leiwakabessy serta Dosen Politeknik Saint Paul Sorong.
Sementara dari IAIN Sorong hadir Rektor IAIN Sorong Suparto Iribaram, Wakil Rektor I Sudirman, Wakil Dekan I Hasbiah, Koordinator Prodi Ekonomi Syariah Andi Hasrun, Koordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah Sella Nofriska Sudrimo, serta dosen MBS Rokhimah.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, menyambut hangat kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi di wilayah setempat.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar-kampus dalam membangun SDM berkualitas di tanah Papua.
“Kerja sama ini merupakan langkah konkrit dan sangat positif bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Papua Barat Daya. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri kolaborasi dan sinergi seperti inilah yang akan mempercepat peningkatkan kualitas mutu lulusan kita sehingga mampu bersaing secara global dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat Papua,” ujar Suparto Iribaram.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Politeknik Saint Paul Kota Sorong, Sonny Rumalutur, menyambut baik kemitraan strategis ini dan memberikan apresiasinya atas komitmen bersama dalam memajukan ilmu pengetahuan.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan IAIN Sorong. Melalui penandatanganan PKS antarprodi ini, kami berharap dapat saling melengkapi potensi akademis yang dimiliki masing-masing kampus, memperluas wawasan keilmuan para mahasiswa, serta menciptakan iklim akademik yang semakin inklusif dan kolaboratif di Kota Sorong,” ucap Sonny Rumalutur.
Melalui MoU dan PKS tersebut, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Kolaborasi yang dibangun mencakup perluasan kesempatan kerja sama akademik, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian bersama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan kapasitas dan pengembangan kelembagaan.
Sinergi antara IAIN Sorong dan Politeknik Saint Paul Sorong diharapkan dapat memperkuat jejaring kemitraan antarperguruan tinggi di Papua Barat Daya.
Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi, pengembangan inovasi, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama ini, kedua institusi tidak hanya memperluas hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang bagi sivitas akademika untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Papua Barat Daya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk bersinergi dalam pendidikan, memperkuat penelitian, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, dan membangun kelembagaan perguruan tinggi yang semakin maju. (*)
Tidak ada komentar