Sorong Today, Aimas – Fraksi Golkar Bersatu DPR Kabupaten Sorong menyampaikan 32 catatan dan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Sorong dalam rangka penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Catatan tersebut mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan air bersih, pendidikan, kesehatan, perumahan tenaga pelayanan publik, hingga bantuan sosial, pengembangan pariwisata, dan beasiswa bagi putra-putri Papua, khususnya anak-anak suku Moi.
Penyampaian catatan tersebut disampaikan langsung oleh Anggota DPRK Sorong, Abner Malasmene, dalam Rapat Paripurna III DPR Kabupaten Sorong Masa Sidang III Tahun 2026.
Rapat paripurna tersebut digelar di Malak Ballroom Aimas Hotel, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (25/9/2026), dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dewan dan kelompok khusus serta penandatanganan persetujuan dewan terhadap nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Sorong Tahun Anggaran 2026.
Dalam penyampaian pendapat akhirnya, Fraksi Golkar Bersatu meminta pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh catatan tersebut dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Fraksi juga mendorong percepatan realisasi pendapatan dan pelaksanaan belanja agar target kinerja dapat tercapai secara optimal, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan keuangan daerah.
Berikut 32 catatan dan usulan Fraksi Golkar Bersatu DPR Kabupaten Sorong:
1. Menindaklanjuti seluruh catatan ini dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
2. Mempercepat realisasi pendapatan dan pelaksanaan belanja agar target kinerja dapat tercapai optimal.
3. Menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan keuangan daerah.
4. Disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait Jalan di Km. 17 sampai ke KMT, tolong masukkan dalam anggaran perubahan ini material yang digunakan harus pakai batu putih atau batu sirtu yang berkualitas, karena menurut pemantauan kami sirtu/batu yang dipakai banyak campuran tanah.
5. Mengingat kemarau yang sudah beberapa bulan berjalan ini, mohon pemerintah melihat Distrik-Distrik yang membutuhkan air bersih.
6. Bantuan Sosial ke tempat tempat ibadah secara merata sesuai kebutuhan yang ada di lokasi/distrik/kampung yang ada di Kabupaten Sorong.
7. Memprioritaskan percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas jalan Klayili pada tahun anggaran ini.
8. Pembangunan asrama di Distrik Aimas bagi siswa siswi dari wilayah pinggiran.
9. Dinas kesehatan memperhatikan tidak adanya petugas di Puskesmas Asbaken menyebabkan masyarakat berobat di Puskesmas Klabili Kabupaten Tamberauw.
10. Pembangunan sekolah dan rumah guru di wilayah pinggiran.
11. Pengembangan tempat distinasi wisata di wilayah pinggiran.
12. Pembangunan air bersih di wilayah pinggiran.
13. Pembangunan jalan lingkungan di kampung, kelurahan dan distrik.
14. Belum ada sekolah SD di distrik botain.
15. Pembangunan kantor distrik botain.
16. Pembangunan kantor Distrik Bagun.
17. Pembangunan rumah guru, nakes, perumahan pegawai di kampung atau Distrik Distrik, yaitu Distrik beraur, distrik bagun, Distrik Botain, Distrik segun, Distrik moisegin dan Distrik Distrik lainnya di kabupaten Sorong.
18. Pembangunan Jembatan kampung Mimpe Distrik Buk.
19. Pembangunan jembatan kampung Bratmawe Distrik Bagun.
20. Pembangunan jembatan kampung kladalim Distrik Moisegin.
21. Pembangunan Dermaga beton Distrik Bagun.
22. Pembangunan asrama malamoi Jayapura.
23. Renovasi asrama malamoi Manokwari.
24. Prioritaskan program beasiswa afirmasi bagi putra putri papua lebih khusus anak anak Moi.
25. Jalan kwari Distrik konhir- dan dari distrik konfir ke Distrik Beraur hari ini tidak bisa digunakan karena Rusak.
26. Jalan batu payung klawak, Hobart sampai distrik klabot.
27. Jalan dari kurnia ke distrik segun.
28. Bantuan untuk pembangunan sarana ibadah untuk semua didominasi gereja dan mesjid buat skala prioritas secara adil.
29. Asrama atau rumah yang layak untuk anak anak asal Kabupaten Sorong yang kuliah di luar Papua. Salah satunya di Universitas Nusa putra sukabumi. Kabupaten Bogor.
30. Selesaikan masalah tapal batas Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan di Distrik Botain.
31. Perbaikan Dermaga apung di kampung Distrik Bagun.
32. Bantuan biaya studi akhir untuk mahasiswa papua yang kuliah di Sorong, Manokwari, Jayapura maupun yang kuliah di luar papua.
Melalui 32 catatan tersebut, Fraksi Golkar Bersatu berharap Pemerintah Kabupaten Sorong dapat menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, sehingga pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Sorong. (*)
Tidak ada komentar