Intimidasi Aktivis Berpotensi Ancam Keselamatan Jurnalis, IJTI Surati Kapolda PBD

waktu baca 4 menit
Kamis, 9 Apr 2026 05:57 25 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Dugaan intimidasi terhadap aktivis dan advokat di Kota Sorong berkembang menjadi isu serius yang berpotensi mengancam kebebasan pers. 

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Papua-Maluku menilai dinamika lapangan menunjukkan indikasi tekanan terhadap individu yang diasosiasikan sebagai wartawan, sehingga organisasi tersebut segera menyurati Kapolda Papua Barat Daya untuk meminta jaminan perlindungan hukum bagi jurnalis. 

Peristiwa ini berkelindan dengan pemberitaan media online terkait gugatan wanprestasi empat mantan kuasa hukum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong atas dugaan tunggakan fee jasa advokat di Pengadilan Negeri Sorong. Publikasi tersebut memicu reaksi emosional sekelompok orang yang mengatasnamakan keluarga Wali Kota Sorong, Septinus Lobat. 

Situasi memuncak ketika kediaman aktivis anti korupsi Andrew Warmasen didatangi sekitar 30 hingga 40 orang tanpa pemberitahuan, Senin (6/4/2026) pukul 15.37 WIT di RT 3 RW 5, Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur. Kedatangan massa yang disebut dipimpin seseorang berinisial NLK itu turut membawa dua ekor babi sebagai simbol “denda adat”. 

Insiden tersebut memicu kepanikan keluarga dan menimbulkan dugaan tekanan sosial. Dalam pertemuan itu, Andrew menerima berbagai tudingan, mulai dari disebut sebagai wartawan yang memberitakan hal negatif tentang kepala daerah hingga dikaitkan dengan sengketa fee advokat.

“Saya bukan wartawan maupun pengacara. Saya aktivis yang fokus pada pengawasan isu sosial dan keuangan publik,” tegas Andrew. 

Ia membantah seluruh tudingan dan menilai tindakan massa tidak berdasar serta mengarah pada intimidasi. Andrew kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polda Papua Barat Daya pada Selasa (7/4/2026), dengan dugaan pelanggaran meliputi pencemaran nama baik, fitnah, dan tekanan. 

Selain itu, ia menilai kejadian tersebut berdampak pada stabilitas lingkungan sebagai Ketua RT dan menegaskan komitmennya mengawal proses hukum hingga tuntas. 

Tidak hanya menyasar aktivis, pola serupa juga diduga terjadi terhadap seorang advokat perempuan di Kota Sorong. Massa yang mengatasnamakan pihak keluarga kepala daerah disebut mendatangi kediamannya dengan membawa simbol adat yang sama. Dugaan ini memperluas spektrum persoalan dari konflik personal menjadi isu keamanan profesi. 

Koorwil IJTI Papua-Maluku, Chanry Suripatty, menilai indikasi di lapangan menunjukkan adanya persepsi keliru yang berpotensi membahayakan kerja jurnalistik.

“Dari peristiwa yang terjadi dan dinamika di lapangan yang kami cermati, massa datang karena menduga Andrew Warmasen adalah wartawan. Ini menunjukkan adanya potensi intimidasi terhadap kerja jurnalistik. Karena itu kami mengecam keras segala bentuk intimidasi terhadap wartawan dan jurnalis profesional,” ujar Koorwil IJTI Papua-Maluku, Chanry Suripatty dalam keterangan persnya.

Ia menegaskan bahwa sengketa pemberitaan harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang sah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

“Sesuai mekanisme yang ada, dalam pemberitaan jika ada pihak yang merasa dirugikan bisa menempuh hak-hak yang tersedia, seperti hak koreksi, hak klarifikasi, maupun hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers,” jelasnya. 

IJTI menilai terdapat indikasi motif yang berpotensi mengganggu kebebasan pers jika tidak ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Dalam pernyataan sikapnya, organisasi ini mengecam segala bentuk intimidasi terhadap aktivis dan wartawan, mendukung langkah hukum korban, serta mendesak kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut. 

IJTI turut menegaskan bahwa profesi wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta diperkuat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang menekankan penyelesaian sengketa melalui Dewan Pers. 

Sebagai langkah konkret, IJTI memastikan akan segera melayangkan surat resmi kepada Kapolda Papua Barat Daya guna menjamin keamanan jurnalis di lapangan.

“IJTI segera melayangkan surat permohonan perlindungan kepada Kapolda Papua Barat Daya untuk menjamin keselamatan tugas-tugas pekerja pers di lapangan,” tegas Chanry. 

IJTI turut mengimbau seluruh pihak menghormati proses hukum dan tidak melakukan tindakan sepihak yang berpotensi memperkeruh situasi. Organisasi tersebut menilai praktik intimidasi terhadap individu maupun profesi memiliki dampak luas terhadap kehidupan demokrasi dan kebebasan berekspresi. 

Kasus ini kini memasuki tahap awal penanganan kepolisian. Publik menunggu klarifikasi resmi aparat, sementara sorotan terhadap dugaan intimidasi yang melibatkan klaim otoritas sosial terus menguat di Kota Sorong. (***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot