Sorong Today, Maybrat – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maybrat, Hendrik Frasawi, mengimbau seluruh orang tua murid di Kabupaten Maybrat agar memastikan anak-anak mereka kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) setelah masa libur sekolah berakhir.
Imbauan tersebut disampaikan seiring dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK di Kabupaten Maybrat.
Hendrik menegaskan bahwa kehadiran siswa pada hari pertama sekolah sangat penting untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kalender pendidikan nasional.
“Kami mengimbau seluruh orang tua murid agar memastikan dan mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah, terutama siswa baru yang telah mendaftar di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hari ini mereka harus sudah masuk dan mengikuti proses belajar mengajar di sekolah masing-masing,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Menurut Hendrik, sejumlah tahapan pendidikan telah dilaksanakan sesuai kalender akademik nasional, mulai dari penerimaan peserta didik baru, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), hingga dimulainya kegiatan belajar mengajar secara efektif.
Karena itu, ia berharap seluruh siswa dapat mengikuti proses pendidikan secara maksimal sejak awal semester.
“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak di Kabupaten Maybrat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Hari ini merupakan kick off kegiatan belajar mengajar, sehingga kehadiran siswa menjadi sangat penting,” katanya.
Selain kepada orang tua, Hendrik juga meminta para kepala sekolah untuk menjalankan tanggung jawabnya dalam mengelola proses pendidikan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hendrik Frasawi menjelaskan bahwa setiap tahapan dalam kalender pendidikan akan menjadi bagian dari evaluasi pemerintah pusat, termasuk berbagai indikator kualitas pendidikan yang terus dipantau secara berkala.
“Kalender pendidikan nasional merupakan amanah yang harus dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Karena itu, proses belajar mengajar harus berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hendrik memastikan bahwa persoalan kebutuhan siswa, termasuk seragam sekolah, tetap menjadi perhatian pemerintah.
Ia meminta para orang tua tidak menunda memasukkan anak ke sekolah hanya karena keterbatasan perlengkapan pendidikan.
Menurutnya, program pendidikan gratis yang sedang berjalan akan membantu pemenuhan kebutuhan siswa, termasuk penyediaan seragam sekolah gratis yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh siswa masuk sekolah terlebih dahulu. Setelah data jumlah siswa baru terkumpul, kebutuhan seragam akan diajukan ke pemerintah provinsi untuk direalisasikan sebagai bagian dari program pendidikan gratis,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kelancaran tahun ajaran baru sehingga proses pendidikan berjalan optimal dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. (*)
Tidak ada komentar