Sorong Today, Maybrat – Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui Proyek Perubahan Maybrat Aman Pangan (MAPAN) terus mendapat dukungan dari masyarakat.
Kali ini, kegiatan Penguatan dan Pembentukan UMKM Pangan dilaksanakan di Distrik Ayamaru Jaya, Kabupaten Maybrat, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SD Temel/Temsos mulai pukul 14.00 WIT hingga selesai tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat dari 10 kampung, yakni Kampung Temwp, Sosialisasi, Soan, Warbo, Adoh, Orain, Woman, Senior, Orsu, dan Rawas.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Proyek Perubahan Maybrat Aman Pangan (MAPAN) yang digagas oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, sebagai inovasi dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di LAN Samarinda.
Suasana diskusi berlangsung dinamis dan interaktif.
Masyarakat dari berbagai kampung memberikan respons positif terhadap konsep MAPAN yang dinilai mampu mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengembangan UMKM Pangan yang dibagi ke dalam lima kelompok usaha, sehingga setiap kampung dapat menyesuaikan jenis usaha dengan potensi sumber daya yang dimiliki.
Para peserta menyatakan siap mengembangkan usaha yang telah berjalan serta membentuk unit usaha baru sesuai dengan karakteristik dan potensi desa masing-masing.
“Kami semakin memahami konsep UMKM pangan yang dibagi dalam lima kelompok usaha. Kami akan berupaya mengembangkan usaha yang sudah ada sekaligus membentuk usaha baru sesuai potensi yang dimiliki setiap kampung di Distrik Ayamaru Jaya,” ungkap salah satu peserta dalam sesi diskusi.
Melalui penguatan kelembagaan UMKM pangan ini, Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap masyarakat tidak hanya mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Program MAPAN juga diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi kampung sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan melalui pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan. (*)
Tidak ada komentar