Pengurus PHBI Papua Barat Daya 2025–2030 Resmi Dilantik, Gubernur Tekankan Moderasi dan Harmoni Sosial

waktu baca 3 menit
Sabtu, 22 Nov 2025 11:10 137 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Papua Barat Daya periode 2025–2030 resmi dilantik pada Sabtu (22/11/25) di Gedung J.A Jumame, Kota Sorong.

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu sekaligus mengukuhkan Abdul Rahman Alhamid sebagai Ketua PHBI Papua Barat Daya beserta segenap jajaran pengurus PHBI PBD lainnya.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengibaran petaka PHBI serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam sambutannya, Gubernur PBD Elisa Kambu menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus PHBI yang telah resmi dilantik.

Ia menegaskan bahwa tugas PHBI tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan kualitas kehidupan beragama di masyarakat majemuk.

“Tugas dan tanggung jawab yang diemban bukan hanya terkait penyelenggaraan kegiatan keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat harmoni sosial, meningkatkan kualitas kehidupan beragama serta membangun kesadaran umat untuk menebarkan nilai kebaikan, persaudaraan, dan kedamaian,” ujar Gubernur Elisa Kambu.

Gubernur menambahkan bahwa Papua Barat Daya selama ini dikenal sebagai wilayah yang rukun dan damai. Namun, kerukunan tersebut harus terus dijaga melalui dialog, keteladanan, dan sinergi lintas elemen masyarakat—termasuk PHBI.

Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh program syiar Islam yang damai, inklusif, dan sejalan dengan prinsip moderasi beragama.

“Dengan dilantiknya pengurus baru PHBI ini, saya percaya akan lahir semangat baru untuk memajukan syiar Islam yang damai, humanis, dan mencerahkan,” tambahnya.

Ketua PHBI PBD, Abdul Rahman Alhamid menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial. Menurutnya, pelantikan adalah titik awal dalam memperkuat koordinasi kegiatan hari besar Islam dan membangun ruang kebersamaan bagi umat Islam di Papua Barat Daya yang berasal dari beragam latar belakang suku dan budaya.

“Amanah yang kita terima merupakan tanggung jawab mulia untuk berkhidmat kepada umat, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan syiar Islam yang damai, sejuk, dan penuh persatuan,” ujarnya.

Abdul Rahman Alhamid turut memaparkan lima komitmen kerja untuk lima tahun mendatang:

  1. Memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi, Kementerian Agama, dan seluruh elemen masyarakat.
  2. Menghadirkan program syiar Islam yang kreatif dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat.
  3. Mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya.
  4. Membangun karakter umat, terutama generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan cinta persatuan.
  5. Meningkatkan kemitraan dengan lembaga keagamaan, organisasi pemuda, majelis taklim, serta tokoh adat.

Abdul Rahman mengajak seluruh pengurus untuk mengedepankan musyawarah dan bekerja dengan ketulusan demi kemajuan syiar Islam di tanah Papua Barat Daya.

Kemudian, Ketua Panitia Pelantikan, Mustafa Fesanlauw, menjelaskan bahwa pelantikan ini sebelumnya mengalami beberapa kali penjadwalan ulang sejak Juni 2025 akibat padatnya agenda Gubernur.

“Pelaksanaan pelantikan ini sudah berpindah-pindah sejak Juni. Kami sempat bertemu Pak Gubernur dan beliau menyampaikan akan mencari waktu yang tepat dan baru hari ini bisa terlaksana,” jelas Mustafa.

Dirinya mengungkapkan bahwa susunan kepengurusan PHBI mencerminkan keberagaman suku di seluruh Nusantara yang mendiami Papua Barat Daya. Hal ini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan umat Islam di wilayah tersebut.

Mustafa menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui dana hibah Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dan berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar penyelenggaraan kegiatan-kegiatan Islam tidak tumpang tindih dengan organisasi lain.

Dengan resmi dilantiknya Pengurus PHBI Papua Barat Daya periode 2025–2030, masyarakat berharap organisasi ini dapat menjadi pilar penting dalam menjaga kerukunan, memupuk ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat Daya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot