Merajut Harapan, Anyaman Noken Buatan Mama Papua dari Doom Sorong Menembus Dunia

waktu baca 4 menit
Jumat, 9 Jan 2026 22:25 120 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Di sebuah rumah sederhana di Jalan Macan Tutul, RT 3 RW 1, Doom Timur, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Papua Barat Daya, tangan seorang mama Papua tak pernah berhenti bergerak. 

Benang demi benang dipilin, dirajut, lalu disatukan menjadi sebuah noken, tas tradisional khas Papua yang sarat makna budaya dan kehidupan.

Mama itu bernama Noli Saru, atau yang akrab disapa Mama Saru, seorang pengrajin noken Orang Asli Papua yang telah menekuni kerajinan tangan ini sejak tahun 2017 hingga sekarang.

Awal mula Mama Saru merajut noken bukan dari bangku kursus atau pelatihan resmi. Semuanya berawal dari kerinduan.

“Biasanya mama lihat orang lain pakai noken, bagus. Terus mama punya kerinduan, keinginan—kira-kira saya bisa anyam begitu atau tidak,” ujar Mama Saru sambil merajut noken.

Rasa penasaran itu mendorongnya untuk belajar secara otodidak. Ia meminta diajari orang-orang di sekitarnya, lalu mencoba sendiri di rumah. Tanpa disangka, usahanya membuahkan hasil.

“Syukur puji Tuhan, langsung jadi tau. Pulang beli benang, bikin sendiri dan akhirnya jadi,” ucapnya.

Dari situlah perjalanan Mama Saru dimulai. Dengan modal awal sekitar Rp100.000, Mama Saru membeli benang dan berhasil membuat tiga buah noken ukuran sedang. Masing-masing dijual dengan harga Rp50.000.

“Syukur ada yang beli. Dari situ modal berjalan terus sampai sekarang,” imbuhnya.

Kini, sejak 2017 hingga 2026, Mama Saru telah memiliki kios kecil sendiri di depan rumah untuk menggantung dan menjajakan noken buatannya.

Jumlah noken yang telah ia hasilkan tak terhitung.

“Kalau hitung dari 2017 sampai sekarang, terlalu banyak. Ada yang sudah dibawa ke Raja Ampat, Ambon, Jawa, bahkan sampai ke Prancis,” bebernya.

Salah satu pengalaman berkesan Mama Saru yakni ketika seorang tamu asal Prancis datang langsung ke rumahnya.

“Dia datang sendiri, lihat-lihat, tanya-tanya. Kebetulan dia bisa bahasa Indonesia,” sebutnya.

Tamu tersebut tertarik dengan bahan noken yang digunakan.

“Dia tanya kenapa pakai benang, bukan kulit kayu seperti di pegunungan. Saya bilang, di Pulau Doom susah dapat bahan begitu, jadi kita pakai benang,” tuturnya.

Noken buatan Mama Saru pun akhirnya dibawa hingga ke Eropa, menjadi simbol budaya Papua yang menembus batas negara.

Keunikan noken Mama Saru terletak pada motifnya yang tidak pernah sama.

“Yang ini tidak sama dengan yang ini. Semua beda,” terangnya sambil menujuk noken hasil buatannya.

Ia bahkan mengajarkan keterampilan ini kepada anak-anaknya.

“Mama ajar anak-anak juga. Namun motif anak-anak punya, beda dengan mama punya,” ungkapnya:

Beberapa anaknya kini sudah mampu membuat noken dengan motif nama, sementara Mama Saru fokus pada motif dasar dan pengembangan desain.

Noken buatan Mama Saru hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari ukuran 20 cm, 25 cm maupun 30 cm.

Untuk ukuran kecil, seperti noken HP, proses pembuatannya bisa selesai dalam satu hari, sementara ukuran besar bisa memakan waktu hingga dua hari.

Harga jual bervariasi mulai dari Rp50.000 untuk noken kecil, Hingga Rp300.000 untuk ukuran besar serta pernah ada pesanan khusus mencapai Rp500.000.

Untuk kenyamanan pembeli, Mama Saru menambahkan resleting dan lapisan dalam, meski ia harus menjahitkan ke tukang jahit lantaran tidak memiliki mesin jahit sendiri.

“Biaya jahit Rp10.000, tetapu yang penting pembeli rasa aman,” katanya.

Dari hasil merajut noken, Mama Saru mampu menghidupi keluarganya. Penghasilannya tidak menentu, namun bisa mencapai Rp2–3 juta per bulan bahkan pernah Rp7 juta dalam satu hari, saat banyak tamu dari luar daerah datang.

“Dari sini bisa sekolahkan anak-anak. Ada yang D3, ada yang S1, SMA, SMP, sampai SD,” bebernya.

Suaminya bekerja sebagai driver longboat, mengantar wisatawan untuk menyelam atau berlayar.

Meski karyanya telah dikenal hingga luar negeri, Mama Saru mengaku belum pernah menerima bantuan pemerintah, baik dari kelurahan, distrik, maupun kota.

“Kalau bantuan belum pernah sama sekali,” singkatnya.

Ia berharap pemerintah lebih serius memperhatikan pengrajin noken, terutama mama-mama Papua.

“Kalau bisa jangan cuma gantung-gantung saja. Buat event, pameran rutin, enam bulan sekali,” harapnya.

Menurutnya, kurangnya perhatian membuat banyak pengrajin berhenti.

“Banyak yang bisa bikin, tapi karena tidak diperhatikan, akhirnya malas bikin lagi,” sebutnya.

Mama Saru pernah mengikuti salah satu Festival  kerajinan yang digelar dan merasakan langsung dampaknya.

“Banyak yang terjual, senang, dapat sertifikat. Tapi cuma satu kali itu saja,” ujarnya.

Kini, ia tetap bertahan, merajut noken dan harapan di Pulau Doom, meski tanpa bantuan.

“Kalau mama, tidak. Mama tetap bikin,” ucapnya.

Di tangan Mama Saru, noken bukan sekadar tas. Ia adalah budaya, penghidupan, dan masa depan yang terus dirajut, benang demi benang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot